Our Blog

4 Hal Ini Perlu Dimiliki dan Diatur Oleh Tiap Wajib Pajak Pribadi

4 Hal Ini Perlu Dimiliki dan Diatur Oleh Tiap Wajib Pajak Pribadi

smconsult – Warga negara Indonesia yang sudah memenuhi syarat usia, sudah bekerja atau menghasilkan usaha sendiri diwajibkan untuk membayar pajak orang pribadi. Sayangnya belum semua wajib pajak orang pribadi mendaftarkan dirinya dan memiliki NPWP padahal ada sanksi yang dikenakan bagi setiap wajib pajak yang mangkir membayar pajak.

Agar tidak mengalami kesulitan di masa depan, karena menumpuknya tanggungan pajak segera daftarkan diri Anda dan dapatkan kartu wajib pajak. Sebelum itu pahami terlebih dahulu beberapa hal yang wajib dimiliki oleh setiap wajib pajak bagi orang pribadi berikut ini:

NPWP                    

Nomor Pokok Wajib Pajak ini akan sangat berguna di masa depan, karena artinya Anda sudah membayar pajak dan menjadi warga Negara yang baik serta bertanggung jawab.

Pililhah SPT Tahunan

Semua wajib pajak untuk orang pribadi memiliki kewajiban mutlak untuk melaporkan penghasilan, harta juga kewajiban mereka setidaknya setahun sekali di dalam formulir SPT Tahunan langsung melaporkannya ke KPP terdekat. Namun jika ada status kurang membayar pajak, maka kekurangan wajib pajang tersebut mesti segera dibayarkan melalu bank sebelum menginjak batas waktu pembayaran yakni tiap tanggal 31 Maret. Pelaporan SPT pajak bagi orang pribadi diatur tiap tanggal 1 Januari-31 Desember dan diwajibkan untuk melaporkan pada KPP sebelum 31 Maret tiap tahunnya.

Mengisi SPT Tahunan Pribadi Secara Online

Berikutnya, isilah formulir SPT Tahunan milik Anda melalui aplikasi  secara online. Tata cara mengisi SPT Tahunan untuk pribadi secara online tidak sulit sama sekali, hanya perlu mengikuti tiap petunjuknya saja.

Melaporkan SPT Tahunan Dengan Memanfaatkan Internet

Semua wajib pajak pribadi diwajibkan untuk melaporkan formulir SPT Tahunan pajak secara manual maupun elektronik. Jika Anda memilih cara manual maka Anda hanya perlu mendantangi KPP, mobil pajak atau pojok pajak yang khusus melakukan penerimaan SPT Pajak, bisa saja mengirimkannya melalui pos atau perusahaan jasa ekspedisi dengan menyimpan bukti pengirimannya nanti ke KPP. Bila lebih memilih memanfaatkan koneksi internet, maka Anda melaporkan SPT Tahunan dengan e-filing yaitu melalui penyedia jasa dan layanan aplikasi pajak yang mana sudah disahkan DJP.

Leave A Comment